Cuek Bukan Berarti Tidak Peka

12
Ilustrasi | Foto Istimewa

Tahukah kamu, orang yang terlalu cuek dalam hidupnya seringkali dianggap anti sosial, tidak peka, tidak peduli, bahkan ada yang menilai seperti tidak punya hati. Eits jangan sampai kamu salah mengartikan yaa. Mari kita kenali sifat cuek itu seperti apa dan apakah si cuek tidak memiliki perasaan? Simak artikel ini bersama yaa.

Dalam kehidupan sehari-hari kita akan mendapati si cuek lebih tenang dalam menjalani harinya, sedangkan bagi si baper mereka akan jauh lebih gelisah dan tidak nyaman menjalani hari-harinya.

Mengapa demikian? Karena si cuek merasa tidak ingin terlalu mempedulikan apa yang dikatakan orang lain tentangnya dan biasanya si cuek ini lebih santai menjalani hari-harinya. Dan sebaliknya dengan si baper, mereka akan lebih mendengar apa yang dikatakan orang lain dan memikirkannya sehingga mereka akan terbawa dengan perasaan yang diciptakannya sendiri. Nah kali ini kita akan kulik lebih jelas apa saja ciri-ciri dari orang cuek itu dan apakah kamu termasuk dalam ciri-ciri itu? Berikut ulasannya.

Ciri-ciri tipe cuek

  1. Tidak begitu peduli tentang penilaian orang lain terhadapnya.
    Mereka yang memiliki karakter sebagai orang cuek akan secara otomatis tidak mempedulikan apa yang menjadi penilaian orang lain tentangnya, baik tentang penampilan atau tentang cara si orang cuek menjalani harinya. Selagi dia merasa nyaman dengan apa yang dia kerjakan dan kenakan dia tidak akan membuat dirinya terlalu pusing dengan penilaian tersebut.
  1. Simple dalam berpakaian.
    Dia yang cuek tidak akan terlalu memusingkan dirinya dengan memilih pakaian apa yang harus ia gunakan. Gaya berpakaiannyapun simple, karena baginya pakaian hanya tambahan atribut saja dalam sehari-hari dan bukan sebagai hal yang menjadi prioritas utamanya. Tetapi bukan berarti dia tidak bisa memantaskan diri dalam situasi-situasi tertentu yaa. Dia juga bisa menempatkan kapan harus berpakaian formal dan kapan harus casual. Hanya saja dia tidak butuh waktu lama untuk menentukan pakaian yang akan dipakainya, karena ia berpakaian untuk dirinya sendiri bukan untuk mendapat penilaian baik dari orang lain.
  1. Sulit mengungkapkan perasaan.
    Si cuek bukan tidak memiliki perasaan, dia tetap memiliki kepedulian dalam hatinya terutama kepada orang-orang terkasihnya. Namun si cuek hanya tidak pandai dalam mengungkapkan atau mengekspresikan isi hatinya kepada orang yang dia sayangi. Bahkan dengan orangtuanya sekalipun dirinya tidak mampu mengungkapkan kasih sayangnya secara terlihat. Wujud kepeduliannya itu biasanya ditunjukkan dengan tetap ada disisi orang yang dia sayangi ketika mereka membutuhkan, si cuek akan marah jika orang yang dikasihinya tidak menjaga dirinya sendiri dengan baik, dan biasanya si cuek tidak mampu mengembalikan mood orang lain yang salah paham dengannya.
  1. Sering di salah pahami oleh orang lain
    Orang lain seringkali salah paham dengan sikapnya. Orang lain akan merasa bahwa si cuek tidak peduli dengan mereka karena si cuek tidak bisa mengekspresikan dirinya bahkan untuk tersenyum dengan orang lainpun terkadang ia harus lihat-lihat dulu kepada siapa ia pantas memberikan senyumnya. Ekspresi wajah yang ditunjukkannya biasanya terkesan seperti orang yang sedang marah atau terlalu jutek. Padahal sebenarnya dirinya tidak sedang merasa marah dengan siapapun, hanya memang dirinya tidak sadar bahwa ekspresi wajahnya seperti itu dinilai oleh orang lain.
  1. To the point.
    Dia dengan karakter cuek tidak bisa berbasa basi dalam memulai pembicaraan dengan orang lain. Ia akan bicara seperlunya dan langsung pada point yang memang ingin disampaikannya. Maka dari itu seringkali orang lain juga salah paham karena sikapnya ini. Terkadang karena dirinya terlalu cuek dan to the point, banyak orang yang merasa baper dengan perkataannya. Padahal ia tidak ada maksud sama sekali untuk membuat orang lain salah paham dengannya.
  1. Menjadi diri sendiri
    Bagaimanapun keadaan disekitarnya, si cuek akan tetap menjadi dirinya sendiri. Ia tidak mudah terpengaruh dengan apa yang dikatakan orang lain untuk merubahnya dan sekalipun ada yang berusaha merubah dirinya tetap saja dia akan kembali menjadi dirinya sendiri yang nyaman dengan segala sesuatu yang simple.

Itulah beberapa ciri dari orang dengan karakter cuek yang mari konseling rangkum untuk kalian. Nah adakah diantara kelima ciri tersebut yang melekat dalam diri kalian? Coba dilihat, jika 3-4 point dalam 6 point diatas terdapat dalam dirimu tandanya kamu termasuk orang yang cuek.

Lalu salahkah kalau kita memiliki sifat cuek? Jawabannya tidak salah, karena karakter itu melekat dengan sendirinya dalam diri seseorang dan bukan karena hasil belajar. Sehingga biarlah sifat itu melekat dalam dirimu, hanya saja yang perlu kamu ingat jika kamu termasuk orang yang cuek cobalah untuk menjelaskan sifat yang ada dalam dirimu itu kepada orang-orang yang kamu kasihi atau mungkin pada orang yang baru memulai hubungan denganmu.

Misal teman barumu di sekolah, di kampus atau di kantor agar sebelum mereka salah paham dengan sikapmu mereka sudah mempersiapkan diri mereka menghadapi sikapmu itu. Selain itu kamu juga jangan lelah untuk berulang kali menceritakan tentang sikapmu itu kepada orang lain untuk menghindari penilaian yang salah tentang dirimu, khususnya kepada mereka yang terlalu baperan.

Hehe karena tidak semua orang mampu mengenal dan memahami dirimu seutuhnya, bisa jadi untuk memahami dirinya sendiri mereka sulit sehingga merekapun sulit memahami sifat bawaanmu.

Kalau itu terjadi dikhawatirkan justru akan timbul permasalahan atau bahkan pertengkaran hanya karena orang lain salah paham dengan sikapmu. Menjadi orang yang cuek itu ada manfaatnya loh, salah satunya kamu akan jauh lebih merasa ringan dalam menjalani hari-harimu.

Karena seperti yang telah disampaikan diatas, kamu yang cuek tidak begitu mempedulikan penilaian orang lain terhadapmu. Dan kamu bisa tetap menjadi dirimu sendiri, dan bukan menjadi orang lain. Semoga bermanfaat (DLA)

Tinggalkan Balasan