Sudahkah Anda Mengenal Kepribadian Anda?

29
Ilustrasi wanita sedang berkaca dengan dirinya | Foto: comprar-en-internet.net

Bagi sebagian orang pada umumnya mungkin belum familiar dengan istilah Johari Window . Johari window (jendela johari) adalah sebuah teknik yang diciptakan pada tahun 1955 oleh dua orang psikolog Amerika, Joseph Luft (1916-2014) dan Harrington Ingham (1914-1995), yang digunakan untuk membantu orang lebih memahami tentang kepribadiannya maupun bagaimana hubungannya dengan orang lain. Teknik ini biasanya digunakan umumnya pada kelompok self-help atau diri seseorang yang membutuhkan bantuan untuk dapat mengenal dirinya sendiri.

Biasanya teknik ini dapat digunakan sendiri oleh orang-orang yang sudah memahaminya ataupun bisa digunakan oleh orang lain yang belum mengenal teknik ini melalui bantuan psikolog atau konselor professional dalam konseling. Teknik ini bisa menggunakan cara interaksi dengan orang lain yang terdekat untuk dapat menilai diri kamu sesuai dengan apa yang mereka ketahui tentang dirimu. Atau melalui tenaga professional seperti psikolog atau konselor dengan menggunakan cara pemberian latihan, dimana peserta atau individu tersebut akan diberikan sebuah daftar yang berisikan 55 kata sifat dan diminta untuk memilih lima atau enam kata sifat yang cukup menggambarkan kepribadian individu tersebut. Namun dewasa ini masih sangat minim sekali untuk seseorang secara umumnya mengetahui bagaimana cara agar dapat menemui konselor atau psikolog, tak perlu khawatir anda dapat menerapkannya sendiri dirumah dengan bantuan orang-orang terdekat anda.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini penulis akan gambarkan jendela johari tersebut disertai dengan penjelasannya.

Known to self (diketahui oleh diri sendiri) Not known to self (tidak diketahui oleh diri sendiri)
Known to others (diketahui oleh orang lain) 1.      Arena (pribadi bebas terbuka) 2.      Blind spot (buta diri)
Not known to others (tidak diketahui oleh orang lain) 3.      Façade (pribadi yang sembunyi) 4.      Unknown (tidak dikenali)

 

  1. Arena (pribadi bebas terbuka) : artinya kepribadian dirimu diketahui oleh dirimu sendiri dan diketahui pula oleh orang lain. Biasanya berkaitan dengan pribadi yang ekstrovert. Cara membuktikannya kamu bisa menanyakan kepada teman atau keluargamu apakah mereka mengetahui karakter kamu seperti apa, ketika mereka mengutarakan penilaiannya kamu dapat cocokan dengan yang kamu rasakan sendiri tentang dirimu. Jika penilaian dari orang lain benar maka kamu termasuk pribadi yang bebas terbuka.
  2. Blind spot (buta diri) : artinya kepribadian pada jendela ini tidak mengenal dirinya seperti apa namun orang lain mengetahui dan mampu memberikan penilaian tentang karakter seseorang yang dimaksud.
  3. Façade (pribadi yang sembunyi) : artinya kepribadian pada jendela ini mengetahui dan memahami tentang dirinya sendiri tetapi orang lain tidak mengetahuinya. Biasanya seseorang pada jendela ini kurang mampu membagi cerita tentang dirinya sehingga orang lain tidak mengetahui tentang dirinya.
  4. Unknown (tidak dikenali) : artinya kepribadian pada jendela ini tidak memahami tentang dirinya sendiri dan orang lain pun tidak memahami tentang dirinya. Biasanya kepribadian ini mengalami kesulitan dalam bergaul sehingga pribadi tersebut seperti terasingkan diantara banyak orang.

Dari pernyataan di atas kamu dapat memahami bagaimana cara yang dapat kamu lakukan untuk bisa lebih mengenal tentang kepribadianmu sendiri dan juga dapat menempatkan dirimu berada pada jendela yang mana. Jika memang kamu termasuk pribadi yang konotasinya kurang dikenal  orang lain ataupun dirimu sendiri kurang mengenal dirimu, maka dirasa sangat perlu untuk dirimu segera lakukan teknik tersebut agar kamu mampu mengenal dirimu. Jangan ragu untuk meminta bantuan dari orang lain dalam hal ini, karna jika kamu sendiri belum mengenal dirimu sendiri lalu bagaimana orang lain dapat mengenal dirimu dengan baik? Maka mulai sekarang belajarlah untuk memahami dirimu seutuhnya agar hari-harimu jauh lebih menyenangkan.

Tinggalkan Balasan