Akibat Kurang Percaya Diri

25
Ilustrasi | Foto: Freepik

Banyak orang khususnya remaja yang belum atau baru merasakan getirnya kehidupan, lalu mendapat masalah atau kegagalan kecil, kemudian ia merasa takut, hancur, frustasi dan berpikir bahwa kesempatannya sudah habis.

Padahal jika kita kaji, sudah hukum alamnya, bahwa di setiap kesulitan ada kemudahan, setiap kesuksesan ada kegagalan, setiap kebahagiaan ada kesedihan. Segalanya berputar seperti roda, alam akan selalu dinamis. Ada waktunya diatas dan ada waktunya untuk berada di bawah.

So, untuk menghadapi hukum alam yang terus dinamis, diperlukan pribadi yang tangguh dan pantang menyerah. Memiliki dan menumbuhkan self esteem didalam diri adalah salah satu caranya. Self esteem adalah berpikir setinggi mungkin, agar seseorang dapat menyukai dan menghargai dirinya sendiri sebanyak mungkin. Apapun yang dimilikinya, baik didalam maupun diluar diri.

Abraham maslow, tokoh psikologi modern mendeskripsikan self esteem menjadi dua bagian:

  1. Kebutuhan untuk mendapatkan pengakuan (respect) dari orang lain.
    Mencakup penerimaan, apresiasi dan pengakuan.
  1. Kebutuhan untuk mendapat pengakuan dari diri sendiri (self respect).
    Mencakup percaya diri, prestasi, kompetensi dan ketidaktergantungan.

Jika kebutuhan-kebutuhan ini tidak terpenuhi, maka timbul rasa ketidakpercayaan diri, ketidakberanian, lemah, gugup, takut dan selalu merasa rendah diri.

Cara memompa self esteem

  1. Stop membandingkan diri dengan orang lain.
    Lihatlah sekeliling, telaahlah, apa yang membuat mereka tetap hidup. Teruslah belajar sesuatu yang baru. Ambil maknanya.
  1. Yang berlalu biarlah berlalu.
    Jangan menguras energi, pikiran dan waktu untuk terus memikirkan kesalahan yang telah berlalu.
  1. Menerima diri sebagai pribadi yang unik.
    Karena dunia ini membosankan jika dihuni dengan orang-orang yang sama. Jadi berbahagialah bahwa kamu unik.
  1. Membuat jurnal pribadi.
    Tuliskan kepribadian-kepribadian kita, apa yang membuatnya menurun, apa yang membuat self esteem kita tumbuh, selalu lakukan controling, karena kita sering tidak sadar apabila tidak dicatat.
  1. Tentukan beberapa tujuan hidup.
    Bersikap realistis dengan tujuan yang dibuat, beri jangka waktu untuk motivasi mencapainya, jika tidak berhasil jangan merasa gagal, namun setting ulang dengan tujuan dan ukuran yang lebih jelas.

Jadi sahabat marikonseling, jangan pernah merasa kalah sebelum berperang. Jangan mudah menyerah dengan masalah. Setiap individu pasti memiliki kelebihan dan keunikan masing-masing.

Kenali!

Pusatkan perhatianmu pada hal tersebut!

Tingkatkan!

Kamu harus percaya diri!

Tinggalkan Balasan